Showing posts with label PEMBIAKAN VEGETATIF DENGAN MENGGUNAKAN STEK. Show all posts
Showing posts with label PEMBIAKAN VEGETATIF DENGAN MENGGUNAKAN STEK. Show all posts

BAGIAN GENERATIF DAN VEGETATIF PADA TUMBUHAN



Tumbuhan mempunyai struktur secara morfologi yang bisa diamati dari tampakan luarnya. Organ-organ tumbuhan mempunyai struktur dan fungsinya masing-masing seperti akar, batang, daun, bunga, buah dan biji.


Organ pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu bagian generatif dan vegetatif.
Bagian Generatif :
  • Bunga
  • Buah
  • Biji
Bagian Vegetatif :
  • Akar
  • Batang
  • Daun
Untuk perkembangbiakan tanaman dipakai bagian-bagian dari tumbuhan baik bagian generatif maupun bagian vegetatif. Pembiakan secara generatif dengan mempergunakan biji yang akan disebut "benih". Pengertian dan istilah benih merupakan biji yang disiapkan untuk penanaman. Pembiakan secara vegetatif, yaitu pembiakan yang menggunakan bagian vegetatif dari tanaman seperti akar, batang dan daun.

Artikel Terkait :

DEFINISI DAN PENGERTIAN PEMBIAKAN VEGETATIF



Definisi dan Pengertian Pembiakan Vegetatif adalah suatu cara pembiakan/perbanyakan tanaman dengan menanam bagian vegetatif dari tanaman yang bersangkutan, baik berupa akar, batang dan daun.


Pembiakan secara vegetatif mempunyai keuntungan dan kelebihan, antara lain untuk :
  • perkembangbiakan tanaman yang tidak menghasilkan biji tetapi jumlahnya terbatas,
  • tanaman yang bijinya sukar diperoleh,
  • tanaman yang mempunyai kapasitas daya kecambah (viabilitas) rendah,
  • tanaman yang periode pemanenannya lama,
  • tanaman yang bijinya mudah terserang hama dan penyakit,
  • tanaman yang bijinya mengalami kegagalan dalam perkecambahan,
  • biayanya lebih murah dan pengerjaannya lebih mudah,
  • dapat menghasilkan tanaman yang bagus dan indah,
  • tanaman yang dihasilkan akan mempunyai sifat yang sama dengan induknya.
Berdasarkan bagian tanaman yang diambil pembiakan vegetatif dapat dibedakan menjadi 2 kelompok;

Pertama, bagian yang dipergunakan untuk pembiakan vegetatif adalah bagian tanaman yang telah mempunyai semua organ lengkap, seperti daun, cabang, batang pokok dan akar. Dalam kelompok ini dikenal dengan beberapa cara pembiakan vegetatif seperti : stek, merunduk, cangkok, dll.

Kedua, bagian yang digunakan untuk pembiakan vegetatif adalah bagian tanaman lain yang digabungkan pada tanaman bersangkutan. Dalam kelompok ini dikenal seperti cara pembiakan vegetatif dengan cara mengenten atau menyambung (grafting) dan okulasi.

Artikel Terkait :

PEMBIAKAN VEGETATIF DENGAN MENGGUNAKAN STEK


Pengertian dan definisi dari stek adalah suatu perlakuan pemisahan, pemotongan beberapa bagian tanaman (akar, batang, daun dan tunas) dengan tujuan agar bagian-bagian itu membentuk akar. Dengan dasar itu maka muncullah istilah stek akar, stek batang, stek daun, dan sebagainya. Definisi lain dari stek adalah salah satu cara pembiakan tanaman tanpa melalui proses penyerbukan (generatif) tetapi dengan jalan pemotongan batang, cabang, akar muda, pucuk, atau daun dan menumbuhkannya dalam media padat atau cair sebelum dilakukan penyapihan.

Tanaman yang dihasilkan dari stek biasanya mempunyai sifat persamaan dalam umur, ukuran tinggi, ketahanan terhadap penyakit dan sifat-sifat lainnya. Selain itu kita juga memperoleh tanaman yang sempurna yaitu tanaman yang mempunyai akar, batang, dan daun yang relatif singkat.

Stek batang adalah tipe stek yang paling umum dipakai dalam bidang kehutanan. Stek batang didefinisikan sebagai pembiakkan tanaman dengan menggunakan bagian batang yang dipisahkan dari induknya, sehingga menghasilkan tanaman yang sempurna. Stek batang sebaiknya diambil dari bagian tanaman ortotrof sehingga diharapkan dapat membentuk suatu batang yang pokok dan lurus keatas.

Keuntungan dari stek batang adalah pembiakkan ini lebih efisien jika dibandingkan dengan cara lain karena cepat tumbuh dan penyediaan bibit dapat dilakukan dalam jumlah yang besar. Sedangkan kesulitan yang dihadapi adalah selang waktu penyimpanan relatif pendek antara pengambilan dan penanaman.

 

Artikel Terkait :

 

 

ENDEMIK DAERAH

JURNAL PENELITIAN

Paling Populer