DEFINISI HORMON

Definisi Hormon adalah Zat yang memiliki ciri dan pengaruh khusus pada tumbuhan tanaman dan menghasilkan pengaruh-pengaruh ketika berada pada kosentrasi yang sangat rendah. Hormon-hormon seperti itu merangsang pertumbuhan tanaman dengan mengembangkan bagian sel atau pemajangan sel, Sementara yang lain justru menghambat proses pengembangan seperti itu.

Hormon mencakup zat-zat yang dihasilkan baik oleh tanaman maupun buatan (artificial), seringkali keduanya tersusun dari bahan yang relatif sama, yaitu zat-zat kimia yang memiliki pengaruh yang sama.

Beberapa Contoh Hormon Tumbuhan adalah auskin, gibberellin dan acetylene. Auskin sintesik banyak digunakan secara luas untuk hormon pertumbuhan akar sedangkan yang lain digunakan antara lain untuk induksi bunga. Lihat Cangkok, Auksin, Stek, Enzim, Induksi bunga, Rejuvenasi, Hormon perakaran.



Pengertian Hormon perakaran adalah Zat pertumbuhan yang secara khusus merangsang pembentukan dan pertumbuhan akar.  Senyawa aktif didalamnya biasanya mengandung asam –Indole Butyric (IBA) atau asam –Napthalene-Acetic (NAA). Dijual dalam berbagai nama dagang misalnya Rootone  atau Seradix. Lihat Cangkok, Auksin,Stek, Hormon, Propagasi vegetatif.



ZONA PENGUMPULAN BENIH

Pengertian dan Definisi Zona Pengumpulan Benih dalam Kamus Pemuliaan Pohon adalah zona pepohonan dengan komposisi genetik (ras) relatif seragam yang ditentukan melalui uji keturunan berbagai sumber benih.






Cakupan areal biasanya ditentukan dengan batas geografi, iklim  dan kondisi pertumbuhan. Suatu ras geografik tunggal mungkin dapat dibagi kedalam beberapa zona.





Zona Pengumpulan Benih merupakan salah satu klasifkasi Sumber Benih yang terendah, dari beberapa klasifikasi yang telah ditentukan.

Klasifikasi Sumber Benih :
  1. Zona pengumpulan benih,
  2. Tegakan benih teridentifikasi,
  3. Tegakan benih terseleksi,
  4. Areal produksi benih (APB),
  5. Tegakan benih provenan dan kebun benih

Artikel Terkait :

 
 
 
 
 

PENGERTIAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) atau HDI Menurut Ahli Amartya Sen dan Mahbub Ul Haq.

Pengertian dan Definisi dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) / Human Development Index (HDI) adalah pengukuran perbandingan dari
  1. harapan hidup,
  2. melek huruf, pendidikan dan
  3. standar hidup untuk semua negara seluruh dunia.

Manfaat IPM adalah untuk mengklasifikasikan sebuah negara termasuk dalam 3 (tiga) kategori:
  1. Negara maju,
  2. Negara berkembang atau
  3. Negara terbelakang
dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) / Human Development Index (HDI) dikembangkan pada 1990 oleh Para Ahli pemenang nobel India, Amartya Sen dan Mahbub Ul Haq seorang ekonomi Pakistan dibantu oleh Gustav Ranis dari Yale University dan Lord Merghnad Desai dari London School of Economics dan sejak itu dipakai oleh program pembangunan PBB pada laporan HDI tahunannya.

Konsep pembangunan manusia seutuhnya merupakan konsep yang menghendaki peningkatan kualitas hidup penduduk baik secara fisik, mental maupun secara spritual. Bahkan secara eksplisit disebutkan bahwa pembangunan yang dilakukan menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia yang seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan sumber daya manusia secara fisik dan mental mengandung makna peningkatan kapasitas dasar penduduk yang kemudian akan memperbesar kesempatan untuk dapat berpartisipasi dalam proses pembangunan yang berkelanjutan.





Metode Perhitungan IPM atau HDI :

Menurut United Nations Development Programme (UNDP), dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terdapat tiga indikator komposit yang digunakan untuk mengukur pencapaian rata-rata suatu negara dalam pembangunan manusia, yaitu: lama hidup, yang diukur dengan angka harapan hidup ketika lahir; pendidikan yang diukur berdasarkan rata-rata lama bersekolah dan angka melek huruf penduduk usia 15 tahun ke atas; standar hidup yang diukur dengan pengeluaran perkapita yang telah disesuaikan menjadi paritas daya beli.
Dalam metode pengukuran IPM adalah dengan menghitung pencapaian rata-rata suatu negara dalam 3 dimensi dasar pembangunan manusia:
  1. Angka harapan hidup, hidup yang sehat dan panjang umur yang diukur dengan harapan hidup saat kelahiran
  2. Angka melek huruk dan pendidikan. Pengetahuan yang diukur dengan angka tingkat baca tulis pada orang dewasa (bobotnya dua per tiga) dan kombinasi pendidikan dasar , menengah , atas gross enrollment ratio (bobot satu per tiga).
  3. Angka Standar hidup, merupakan standard kehidupan yang layak diukur dengan logaritma natural dari produk domestik bruto per kapita dalam paritasi daya beli.
Nilai indeks ini berkisar antara 0-100.



Berdasarkan konsep tersebut, penduduk merupakan tujuan akhir sedangkan upaya pembangunan dipandang sebagai sarana untuk mencapai tujuan itu. Untuk menjamin tercapainya tujuan pembangunan manusia, ada empat hal pokok yang perlu diperhatikan yaitu:
  1. Produktifitas
  2. Pemerataan
  3. Kesinambungan
  4. Pemberdayaan
Selain itu, pengertian pembangunan manusia adalah upaya yang dilakukan untuk memperluas peluang penduduk agar mencapai kehidupan yang layak.

Dengan kata lain bahwa Nilai IPM suatu negara atau wilayah menunjukkan seberapa jauh negara atau wilayah itu telah mencapai sasaran yang ditentukan yaitu
  1. angka harapan hidup 85 tahun,
  2. pendidikan dasar bagi semua lapisan masyarakat (tanpa kecuali), dan tingkat pengeluaran dan
  3. konsumsi yang telah mencapai standar hidup layak.

Daftar negara-negara dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di dunia :



Artikel Terkait :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Paling Populer